**Kisah perjalanan sang pejuang**
Sekali Layar Terkembang Pantang Biduk Surut Kepantai, Kualleanggangi Tallang Natowaliya,
Gowaonenews.co.id//Makassar.Sosok seorang Andi Iskandar Esa Daeng pasore Karaeng Bonto Majannan adalah sosok yang patut memang mendapat kan dukung dari para keturunan Raja yang ada di Sulawesi Selatan,
Andi Iskandar Esa Daeng pasore sebagai ketua lembaga Adat pessereanta Firman Sombali yang mempunyai legalitas yang sah dan di akui oleh pemerintah, ini bukan LSM yang seperti saudara katakan melalui medos dan media online, namun tetapi ini Lembaga Adat yang di bentuk oleh Dewan Adat, jadi harus saudara bedakan yang mana itu dikatakan LSM dan yang mana di katakan Lembaga Adat,saudara harus pahami itu jangan cuma asal bicara,
Andi Iskandar Esa Daeng pasore, lagi lagi mendapat dukungan dari keturunan Raja Tallo Ke XVII, yang Berdomisili di Mandar, dari kutipan video nya, Beliau Mengatakan, memberikan dukungan sepenuhnya kepada Andi Iskandar Esa Daeng pasore Karaeng Bonto Majannan, sebagai Dewan pemangku Adat kerajaan Tallo, dan sekaligus sebagai Raja Devinif di kerajaan Tallo,.
Guna untuk melestarikan Adat dan Budaya, serta Membangun kembali istana Raja Tallo, untuk menjadi kan sebagai Aikont Kota Makassar, Sulawesi Selatan,
Daeng Pasore begitu sapaan akrab nya, mengatakan kalau dirinya tidak akan pernah mundur walaupun selangkah dari lokasi Tanah Adat kerajaan Tallo"Kualleanggangi Tallang Natowaliya", kalau mau mundur dari sini jadi kalau ada yang mengklaim dirinya sebagai keturunan dari Raja Tallo kenapa berdiam diri saja disana,Dan
Kalau ada yang mengatakan dirinya sebagai keturunan dari kerajaan Tallo, kenapa kalian diam saja silahkan masukkan gugatan kalian ke pengadilan dan menggugat, para mafia tanah yang sudah mengotori Tanah Adat kerajaan Tallo, bukan datang melaporkan kami kepolisi, kalau memang kalian itu benar dan mempunyai legalitas yang sah,
Sudah bertahun tahun lamanya Kami disini berjuang bersama para ahli waris yang memang mempunyai hak , karena saya dan para Ahli waris tidak mau melihat tanah Adat leluhur kami di kuasai oleh mafia tanah, sekali pun harus mengorbankan Jiwa dan raga kami "Sekali Layar Terkembang Pantang Biduk Surut Kepantai"inilah semboyan kami,*tutup*
Editor:Randy
Social Header